songclips

Tampilkan postingan dengan label Cerpen Sastra. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen Sastra. Tampilkan semua postingan

Minggu, 08 Desember 2013

Ada Cinta Di bawah Atap Kantin




By Indah Rahmawati

                Seperti biasa , fajar  telah menampakkan cahaya nya , suara adzan pun sudah  memanggil indah di balik   lembutnya speaker  toa masjid  , aku pun mulai  terjaga dari tidur manis ku  dan segera ku ambil wudhu untuk sholat subuh  . Pagi pun datang menghampiri   bersamaan dengan  kesendirian ku yang damai , aku senang menjalani hidup ini dengan kesendirian tanpa cinta ,karena aku fikir cinta akan  membuat dunia ku kacau dan merusak fikiran ku yang jernih , Fikir ku sebab aku belum pernah merasakan apa itu cinta .
 Pada suatu ketika, seusai aku menyelesaikan perkuliahan ku , aku mulai merasa lelah dan ingin rasanya aku mencari tempat yang nyaman untuk beristirahat sejenak dan  makan siang, terlintas dalam fikir ku, kantin adalah tempat yang tepat  untuk itu ,bergegaslah aku ke kantin yang berada di samping gedung fakultas keguruan itu , dengan langkah yang pasti aku menaiki setiap anak tangga yang ada dikantin untuk naik ke lantai atas , aku sangat senang berada di lantai atas itu , sebab aku bisa melihat gedung-gedung  sekitar kampus, rumah-rumah warga dan sesekali  aku dapat melihat pesawat yang melintas  tinggi terbang di atas rumah warga , kemudian aku dapat merasakan angin sepoi –sepoi  yang sejuk yang   datang  dari setiap sudut ruangan tersebut , sungguh nikmat , aku bisa  merasakan suasana  seperti itu ,meskipun ramai  membuat jiwa ini hanyut dalam ketenangan jiwa yang sepi .
Disela-sela kesendirian ku  di sudut kantin  , aku mulai merasakan sesuatu yang aneh kurasakan di belakang ku , Disudut Kantin  sebrang itu , aku melihat seseorang pria   dengan postur badan yang tinggi dan  badan nya cukup berisi , memandang ku dengan mata yang berkilat-kilat , aku pun merasa risih  darah ku menggelegak ketika dia menatap ku seperti itu ,sebab aku tak pernah sebelum nya di tatap oleh seorang pria setajam itu , jantungku seakan mau copot , aku merasa malu di tatap seperti itu , aku  mencoba untuk menghiraukan itu semua tapi aku tak bisa , aku  risih dan akhirnya aku pergi meninggalkan kantin itu dengan tergesa –gesa ,seperti orang dikejar setan ,dan saat aku  berjalan pun pria itu terus saja memandangku dengan senyum  semerbaknya itu .
Aku tak habis pikir mengapa pria itu menatap ku  seperti itu, seperti harimau yang ingin menerkam mangsa ,” ahhhhh  , cukup hari ini saja aku bertemu pria seperti itu, semoga saja esok tak ada lagi dia disana  “ kata ku dalam hati sambil kesal  .
Angin malam yang dingin menyerbu lewat jendela kecil dikamarku , mata ku tak dapat terpejam ,malam pun semakin larut , aku teringat akan pria misterius di kantin itu , pikiran ku mulai buyar dan aku  mencoba untuk menenangkan diri dan mulai memejam kan mata untuk dapat terlelap cantik dimalam yang dingin itu .

Keesokan harinya
Pagi kembali hadir menyapa ku dengan manja ,mata ku terpancing untuk melihat keluar jendela  , cahaya matahari yang telah muncul jatuh indah di halaman rumah  dan jendela ku ,aku merasakan sesuatu yang beda pada hari ini ,entah mengapa  sejenak  aku hening , terlintas di pikiran ku pria dikantin itu , “astagfirullah” ucap ku .
“apa yang terjadi dalam otak ku ini , kenapa selalu terlintas pria misterius dikantin itu “ ujar ku didalam hati  . aku kembali sadar dan menutup tirai putih yang ada dikamar ku , dan seperti biasa aku mulai bergegas siap-siap untuk  kembali melakukan aktivitas belajar di kampus.

Kembali Siang datang menyambut ,perkuliahan hari itu pun telah usai ,  Perut ku sudah mulai mengeluarkan bunyi –bunyi yang aneh , mungkin karena aku belum sarapan dan makan siang , dan aku kembali kekantin ,saat aku berjalan menuju arah kantin, aku mulai merasakan rasa yang cemas , aku takut akan bertemu pria itu lagi , di setiap langkah ku , aku berdoa dan berharap agar tidak ada pria itu lagi , sesampai nya di lantai atas, aku cepat –cepat mencari tempat duduk, dan syukurlah tak ada pria aneh itu . 
Aku pun merasa tenang  dan aku dengan lahap nya menyantap makan siang ku tersebut, disela waktu makan ku ,  tak sengaja oleh ku , aku menoleh kebelakang dan ku lihat pria itu lagi sedang duduk sendiri  ,sambil memegang pensil dan banyak sekali kertas putih yang berserakkan di atas meja panjang kantin tersebut , layaknya orang yang sedang melukis dan menggambar, aku pun tercengah melihat nya “ Apakah dia Pelukis “ fikir ku dalam hatii,  Ah tak mungkin . setelah itu aku cepat menghadap ke depan dan melanjutkan makan .  saat aku sedang menyantap makanan ku , aku terdengar  ada suara pria yang memanggil ku dari belakang.
“ dari kejauhan ini dan dari sudut kantin ini aku selalu memperhatikan mu , tak pernah berkedip mata ku  menatap senyum manis mu , hati-hati makan nya ya Keke ….” Kata pria itu.
Spontan aku terdiam membisu, tekanan darah ku turun drastis , aku mulai lemah mendengar perkataan pria itu , saat aku menoleh kebelakang aku melihat ternyata pria misterius itu , ya pria itu , aku salah tingkah di buat nya , dia mengangkat tangan nya dan ingin menjabat tangan ku untuk memulai berkenalan ,”hay keke, aku eko ,salam kenal “ ujar nya sambil tersenyum,tetapi aku masih saja hanyut dalam diam , aku bingung dari mana dia tahu nama ku , dan aku hanya membalasnya dengan senyum an lalu aku pergi dengan tidak sopan dari hadapan nya , aku malu .
 Sejak kejadian itu , aku tak berani lagi datang ke kantin aku ,  aku hanya mengintip dari kejahuan dan pria itu selalu saja ada dikantin , “ kenapa dia selalu ada disana ya ? apakah dia menunggu ku ?“ fikir ku yang mulai aneh , ah tidak mungkin  . saat aku melihat nya dari kejahuan terdengar suara nada dering , ternyata telepon ku berbunyi , ku lihat ada nomor  yang tidak dikenal memanggil ku , dan aku dengan lembut mengangkat telpon tersebut  terdengar suara pria yang berkata ,:
“disudut kantin ini tak pernah lagi ku lihat senyum yang indah , mata yang lembut menatap ku ,tingkah yang aneh  ,sudah lama aku menunggu mu dikantin ini, kemana engkau wahai wanita yang tiba-tiba  memberiku semangat hidup  lagi , apa kabar mu ? , dari pria yang selalu memperhatikan mu , Eko…”
Seperti melayang ke langit ke tujuh , aku tak tau harus menjawab  apa , dari semua perkataan  pria itu dalam telepon , dengan raut wajah yang malu , pipi memerah bagai  udang yang sedang di rebus, bibir diam terpaku seperti orang bisu , bibir ku tak sanggup mengeluarkan kata sedikit pun , aku terdiam dan mematikan telepon dari Pria itu , sungguh aku mulai gila , setiap melihat pria itu jantung ku berdenyut seakan kencang  , apa kah ini cinta .
Setiap aku melangkah , aku selalu memikirkan pria itu , hati ku seperti berbunga-bunga , aku belum pernah merasakan hal ini , sepertinya aku mulai terkena virus cinta .
 Sinar rembulan terlihat indah di atas awan gelap, bintang kecil berkedip manja di atas langit , seusai sholat isya , aku memandang ke langit luar di atas atap loteng seng  rumah ku, aku tersenyum sendiri  memikirkan pria yang bernama eko itu   ,”Ah, lama-lama aku bisa gila bila seperti ini terus. Tak lama kemudian”, kring-kring-kring “  terdengar oleh ku dering telepon berbunyi  , aku segera mengambil telepon genggam itu dari saku ku dan aku melihat ada nomor yang tidak di kenal lagi  memanggil ku , dengan segera aku mengangkat telpon itu , “assalamualaikum “ ucap ku , terdengar  oleh ku ,ada suara pria yang tengah batuk kecil di telepon itu, “waalaikum salam keke,apakah aku mengganggu mu ,Ini aku eko , sedang apa  dimalam yang indah ini ? , kamu pasti heran kenapa aku tahu nama mu dan nomor telepon mu ini , aku mencari tahu tentang mu dan aku meminta nomor mu dengan teman  sekelas mu namanya Imam , oh ya apakah kamu punya daun sirih , bolehkah aku meminta nya beberapa lembar ?“ ujar pria itu dengan manis , aku seraya hening , ternyata dia mendapat nomor  telepon ku dari teman ku sendiri ,pipi ku tersipu malu , dan aku mulai untuk memberanikan diri untuk  menjawab nya , “ ..hmmm  ooh iya tidak apa-apa, ti….. tidak tidak mengganggu, aku sedang menatap indah nya bintang di langit ,hmmm boleh,aku memang punya daun sirih, untuk apa daun sirih ,apakah kau sakit kah?” jawab ku dengan malu-malu dan heran kenapa dia meminta daun sirih.
“syukurlah kalau tidak mengganggu , iya sebenarnya aku bingung mencari daun sirih dimana, ternyata kamu punya, Ia begitulah aku kurang enak badan , kata orangtua rebusan daun sirih baik untuk kesehatan “ katanya dengan pasti  dan aku mengiya kan nya untuk memberi nya daun sirih  .

  kata tiap kata terucap, canda tiap canda pun mulai tampak terbuka, tawa senda gurau pun terlontar , cerita manis tentang dia dan diri sendiri pun terucap dengan lucu ,untuk saling menumbuhkan rasa akrab . sejak malam itu , aku mulai membuka diri untuk berkenalan dengan pria itu,setiap saat kami selalu berkomunikasi , mengirim pesan singkat untuk  saling memberi kabar dan sesekali menelpon . ternyata Pria misterius itu sungguh baik , aku merasakan nyaman dekat nya ,Pria itu  kuliah di jurusan bahasa inggris , dan dia suka sekali menggambar dan melukis, membuat karikatur yang lucu , dan dia sangat senang jika di ajak untuk sharing dan bertukar pikiran dan aku menyukai hal itu padanya. kami selalu bertemu di kantin  yang ramai itu, dengan jarak yang berjauhan , dan sesekali kami diam –diam mencuri pandangan dan tersenyum manis dari kejahuan , dan sering sekali aku merebus daun sirih dan memberi air rebusan sirih  kepada nya  untuk dapat  diminum nya rumah, agar dia cepat membaik.
  sekitar hampir sebulan aku berkenalan dengan nya, sewaktu ketika   ia mengajak ku untuk bertemu di lantai atas kantin ,karna ada sesuatu yang ingin disampaikan nya, aku sangat sibuk waktu itu sehingga aku menolak dengan lembut ajakan nya tersebut, dia memohon kepada ku untuk dapat bertemu hari itu , tapi memang aku tak bisa karena aku masih ada jadwal perkuliahan , aku tahu dia merasakan kekecawaan , aku dapat merasakan pessan singkat yang dikirim nya itu , tak seperti biasanya Ia mengirim pesan sangat singkat tersebut, tapi aku mencoba memberi pengertian kepada nya.  Hening dan diam , dia tak membalas pesan ku lagi , aku mulai gelisah dan mencoba santai menanggapi nya, tetapi tak juga bisa .
Malam semakin larut , tak juga dia memberi kabar , aku pun mencoba menghubungi nya , tetapi dia juga tak mengangkat telepon ku . tidur ku tak nyenyak malam itu , aku berharap dia menghubungi ku ,sekitar tengah malam saat aku mulai memejam kan mata, telepon genggam ku berbunyi , segera ku angkat telepon itu , dan aku  meminta maaf kepadanya soal siang hari itu , saat aku meminta maaf ,aku mendegar suara nya mendayu lemah dan berat , ia mengungkapkan kekecewaan nya . “ ke, sebenarnya aku kecewa soal siang itu saat kita tak dapat bertemu , aku ingin menyampaikan sesuatu pada mu , sesuatu yang menurutku indah, yang penuh arti bagi hidup ku, aku sudah menyiapkan sebuah rekaman video tentang ungkapan perasaan ku , aku menyuruh orang untuk memegang tulisan tulisan sayang dan cinta untuk mu , tapi alamat tak tersampai, kau tak ingin berjumpa padaku siang itu , aku merasa aku terkena harapan palsu , pada akhirnya aku menghapus seluruh nya rekaman video itu, aku sayang kamu ke..    “ ucap nya dengan lemah .
Sungguh aku terharu mendengar itu semua,  mata ku berkaca-kaca, belum pernah kurasakan hal se luar biasa itu ,padamu dalam hati yang terdalam  aku juga menyayangi mu , dan aku menjawab telepon nya dengan tersipu bahagia “ pada mu, aku sekalii lagi meminta maaf , aku ingin sekali bertemu dengan mu siang itu , tapi aku tak bisa , aku terhalang oleh jadwal kuliah ku , kau salah , aku tak da memberi mu harapan palsu seperti yang kau katakan , sungguh ,sebenarnya aku juga menyayangi mu , aku merasakan  nyaman pada mu  ” ujar ku dalam telepon itu.

Diam terpaku , terdengar suara bahagia dari balik telepon itu , aku pun juga merasakan hal yang sama , tawa kecil menghiasi suasana malam itu , kami memiliki rasa yang sama , dan pada malam itu kami mulai mengikat  jalinan kasih ,dan sungguh aku merasakan hal bahagia dalam hidup ini, aku menyayangi nya karna hati ,sekarang kesendirian tak lagi menemani hari-hati ku, kiniku tlah memiliki seseorang yang membuatku bahagia ternyata betul kata orang kalau cinta itu indah .

‘” I love everything about you eko art…. “

Bagaikan sinar bintang dimalam hari
Tebarkan sinar terang dalam jiwa yang sepi
Kau datang mengganggu tidur ku
Kau datang membuat semua hari ku salah tingkah
Kau datang membuat jantung ku lemah terbuai
kau yang lama kunanti
bersama Daun sirih saksi cinta kita
Dia bawah atap kantin kita memulainya
Memulai cinta yang indah….

Selasa, 03 Desember 2013

Tetes Air mata Maya



Hening  di pagi hari , seluruhnya diam tanpa kata , duduk terlentang tak semangat kan jiwa ,aku pun masih saja bermalas-malasan dalam kesepian yang bergelora di dalam kamar yang gelap , hanya sinar matahari yang diam-diam mencuri celah-celah untuk masuk kedalam ruangan kamar ku  ,sejenak aku teringat sekelompok pekerjaan rumah telah memanggil ku untuk meminta ku melepaskan nya dari kekotoran debu yang hina itu , aku hanya tersenyum simpul.
Kring-kring –kring , telepon berbunyi , aku mengangkatnya , aku terkejut mendengar suara itu , suara yang dulu selalu aku dengar setiap malam , tapi kenapa sekarang datang lagi, pikiran ku buyar , sapu yang kupegang pun jatuh tepat di kaki ku , aku hanya hening dan tak tau akan mengatakan apa lagi .
, “halo, maya , apa kabar mu , aku sangat merindukan mu , aku ingin bertemu , halo maya , halo ,kenapa diam haloo, may “ “ucapnya dalam telepon.
Aku mendadak buyar seketika aku mendengar ucapan itu dari balik telepon ,membuat ku mendadak gila dan menghancurkan perasaan ku berkeping-keping . aku langsung menutup telepon itu . jantungku berdebar-debar tak kunjung henti , suara helaan nafas yang tergesa-gesa . aku pun bersandar didinding , kembali aku mengambil sapu dan mulai bekerja lagi dan menghilangkan rasa takut tadi .
Beberapa menit kemudian ,aku tersintak dan Jantung ku seakan mau copot , saat mendengarkan suara telepon genggam itu lagi,”Kring-kring kring ,kring “ badan ku gemetaran , aku menutup telinga ku dengan tangan  dalam-dalam ,aku tak ingin mengangkat telepon itu , telepon itu terus saja berbunyi , kring –kring – kring –kring , “oh tidakk enyahlah dari hadapan ku ,aku mulai marah dan kesal    , aku ambil telepon itu dan ku lemparkan telepon genggam ku ke dinding dan akhirnya semua diam dan tak ada lagi bunyi menyebalkan itu . helaan nafas ku semakin terburu-buru dan kepala ku mendadak pusing, aku terlentang  sambil memeluk badan ku sendiri di lantai kamar yang dingin .
Keesokkan harinya ,  “tok tok tok” terdengar suara ketukan pintu dari kejahuan , seperti nya ada yang mengetuk pintu “kata ku , aku bergegas membuka nya dan  saat ku buka pintu , aku melihat seorang pria membawa anak kecil berumur 2 tahun yang berhadapan membelakangi ku . “maaf anda cari siapa? “ Kata ku , Pria itu perlahan menghadap kedepan ku , dan betapa terkejutnya aku , mata ku  melotot  dan tak berkedip menatap nya ,” KAU !!!!!!!!! “ aku spontan mengatakan itu didepan wajah nya yang penuh kedustaan , tak ku sangka  Pria itu tiba –tiba menangis dan memelukku dengan kuat , aku pun melepaskan pelukan nya itu , “ hentikan , kau mau apa datang pada ku lagi “ , ucapku kasar .
“maya , maafkan aku telah menyia-nyia kan mu , aku sangat mencintaimu , aku sangat merindukan mu sampai sekarang , aku ingin kita seperti dulu lagi , kembali menjalin kasih yang indah “ ujar pria itu dengan tersendu-sendu menahan tangis
“Kau fikir aku mau menerima kau lagi , dengar Anton , aku memang dulu sayang dan tergila-gila terhadap mu, aku cinta kau melebihi apa pun , tapi apa yang kau lakukan pada ku , saat kita pacaran kau menghamili sahabat ku sendiri ,kau pergi meninggalkan ku seperti kucing mati yang ada di pinggir jalan dan kau pergi bersamanya dengan tertawa, dan aku menangis sendirian di tepi jalan, dan aku juga tak pernah tahu sejak kapan kalian bermain cinta dibelakang ku , kau hina anton , aku benci dengan kau , dan sekarang kau datang membawa anak dari sahabat aku sendiri , pergi kau dari rumah ku , aku jijik sudah melihat mu “
“Mayaaaa… ampun kan aku maya maafkan aku, aku tak tahu semua ini akan terjadi ,aku sayang pada nita sejak kita pacaran , aku tak tau kenapa aku juga sayang kepada sahabat mu itu, sekarang aku baru sadar , dia sahabat mu Nita telah menjebak aku , anak ini bukan anak ku , dia sudah hamil duluan dengan orang lain , bukan hamil karena ulah ku , dan sekarang 2tahun berlalu dia pergi meninggalkan ku , semua harta ku diambil nya, aku lemah maya , aku  tak tau harus mengadu pada siapa, hanya kau yang aku ingat ,, hanya kau maya, kau, maafkan aku mayaaa ..”
Aku tak dapat menahan geram dengan semua cerita pria itu ,Dengan penuh amarah aku menyuruh pria itu pergi dari rumah ku , aku tak ingin aku hanyut dalam bualan cerita dusta itu, aku mengusirnya dengan kasar Pria itu terus saja menangis , dan berteriak minta maaf  , aku hanya diam , dan mengangkat tangan nya untuk pergi dari sini,  sebenarnya aku juga masih mencintai nya , aku tak ingin melihatnya seperti ini, tapi aku ingat akan sakit hati ku dulu , aku harus membalasnya dengan ini “PERGI KAU DARI SINI  JANGAN KAU KOTORKAN RUMAH KU DENGAN TANGISAN BUAYA SEPERTI KAU ,DAN ANAK HAARAM  INI “, kata ku, padanya dengan penuh amarah yang tak dapat ku tahan lagi . dan akhirnya pria itu pergi dengan raut wajah yang terpukul , hampa . kosong , sesekali Ia mengelap air matanya dengan baju nya sudah kumuh ,sambil menggendong anak nya , Ia pergi meninggalkan rumah ku , aku langsung masuk kedalam rumah dan menangis di balik pintu , selang beberapa waktu lalu aku mendengar suara hentakkan yang keras  seperti kaca pecah di tengah jalan, aku terkejut ,dan aku langsung bergegas lari ke tepi jalan. Dan,
“Antooonnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn…..”

Karya Indah Rahmawati …

Cinta dalam diam , Rindu dalam Doa



Cinta Dalam Diam , Rindu dalam Doa

Khas untuk yang tersayang ………………

Dulu, seakan aku tertarik padamu , kita berjumpa di sebuah warung internet kecil di pinggir kota,dulu saat aku masih memakai seragam putih abu-abu  , aku tak sadar perjumpaan itu menumbuhkan rasa   yang aneh bersemayam di hati ini . aku tak tahu mengapa rasa ini bisa ku rasakan  atau mungkin  itu cinta , ah aku mulai lemah soal cinta . Minggu berganti minggu , bulan berganti bulan ,  tepat disuatu hari aku mulai mendekati mu , memulai berkenalan dengan manis di sebuah jejaring sosial dan sampai akhirnya , aku mulai hanyut dalam perkenalan itu , lucu dan menyenangkan , setiap hari kita selalu berkomunikasi , kita selalu menyempatkan diri untuk mengirim lagu melalui voice note dari gitar  ukulele punya mu dan gitar klasik punya ku , kita mainkan beberapa lagu yang indah dari petikan lucu ukulele di depan rumah mu ,kita tertawa bersama, kau ciptakan lagu yang lucu dari ukulele yang membuat ku tersipu malu dan ku simpan agar bisa ku dengar setiap malam di saat tidur, dan sesekali kita pergi ke bioskop  dan makan bersama, saat kita bersama ,diam-diam aku menatap mu ,melirik mu dengan malu sampai kurasakan leher ini mulai pegal ,sungguh aku rasakan ke bahagiaan yang amat sangat bahagia , aku berharap ,aku dapat selalu bersama mu sekarang dan hari tua nanti , tapi aku diam sejenak dan berpikir  itu tak mungkin , karena aku tak tahu apakah dia juga memiliki rasa yang sama dengan ku .
Semakin hari semakin bergetar hasrat untuk memiliki , semakin menggebu – gebu ,semakin ku rasakan setiap hari ada rasa yang aneh , tak ada kabar dari mu , aku mulai risau , mulai gelisah , mulai takut kalau kau tak menyukai ku , aku tak berani menghubungi duluan , karena aku tak ingin mengganggu mu disela pekerjaan mu yang sibuk itu , aku hanya bisa menunggu dan menunggu , sampai aku tertidur di samping telepon genggam yang ku genggam di tangan ku .
Ayam sudah mulai berkokok , matahari sudah mulai menampakkan sinar nya lewat celah celah jendela dikamar ku,aku terbangun  ,mata ku yang masih berat untuk dibuka aku paksakan menatap  layar telepon genggam yang terang itu  , ternyata tak ada juga kabar dari nya , dan aku pun meletakkan telepon genggam itu  dipinggir tempat tidur dan aku bersandar di bawah tempat tidur , sungguh berlebihan rasa yang aku rasakan saat itu , tapi aku kembali berfikir tentang mu  ,mungkin kau sedang sibuk .
                Dimalam hari , saat aku berbaring menenangkan pikiran , telepon genggam ku berbunyi dan aku mulai seperti orang gila dengan ligat nya aku mengambil telepon genggam itu dan cepat-cepat membaca pesan masuk itu , aku tersenyum lebar , mata ku berseri-seri ,membaca kabar dari  nya,ternyata dia menghubungi ku kembali , aku seperti orang yang baru menang lotre , dan aku pun segera membalas pesan itu sampai akhirnya aku mulai bimbang untuk  mengutarakan semua rasa ini , sejenak hening dan berfikir dalam hati ,sebenarnya aku malu mengutarakan rasa ini duluan,ini pertama kali nya ku coba,untuk mengutarakan rasa yang ku pendam sejak lama kepada lelaki itu ,beberapa menit kemudian aku hening dan aku teringat  karena banyak yang berkata  wanita seperti apa “itu” yang mengutarakan rasa cinta duluan terhadap lelaki . aku pun semakin berkeringat dingin  dan aku tak mau mati gila karena cinta yang ku pendam ini ,ku hilangkan semua gengsi dan perkataan orang tersebut , akhirnya tepat pukul 09 malam tepatnya seingat ku , aku mengatakan  semua rasa yang ada di relung hati ini ,aku pun mulai lega  dan menunggu jawaban darinya , menit dan detik terus berjalan dan dia akhirnya membalas ,kalau dia juga memiliki rasa yang sama ,aku pun bertingkah gila dan tertawa senang sendirian disudut kamar ,dan saat aku bertanya apakah kita akan memiliki hubungan yang lebih dari ini seperti pacaran , Ia sangat lama membalas pesan itu , aku takut hanya kekecawaan yang ku terima , aku pun pasrah dan tertidur , saat aku tertidur telepon genggam ku berbunyi ternyata dia membalas pesan ku tadi , dengan raut wajah yang sendu , kelopak mata yang sayu ,air kesedihan yang ingin jatuh di sudut mata ku yang kecil ,aku mengambil telepon genggam itu dan membacanya , ia sayang pada ku , tapi ia tak ingin memiliki hubungan lebih dari teman kepadaku , karna ia takut tak bisa ada waktu untukku , aku tak tahu kenapa dia berkata seperti itu ,ah sudalah ku pikir , aku tahu,aku belum dewasa seperti dia , umur kita jauh berbeda ,mungkin ia hanya sayang sebagai adik kepadaku ,dan mungkin dia berfikir ,aku hanya main-main , tapi sebenarnya aku  serius , aku mulai hening sejenak dengan perasaan yang kacau ,aku mulai hanyut dalam kekecewaan ,aku fikir dia adalah sosok yang tepat ,yang selalu ku cari dari dulu yang bisa membawa ku ke massa depan . Tapi Pada   akhirnya aku menghapus segala nya tentang dia sejak malam itu, walau berat dan tak mungkin ku rasa , aku harus kuat , aku tak ingin terlalu dalam lagi hanyut dalam cinta yang tak pasti dan aku tak tahu arti semua ini  .
Hari – hari terus berlalu , tak ada lagi dia , tak ada lagi cinta , hampa di atas kesendirian dan kesunyian yang melanda , tanpa ragu terhentak didalam jiwa , aku mulai merasakan kesendirian dan kesepian , aku selalu berdoa kepada Tuhan , untuk sampaikan rindu ku ini padanya , apakah dia rindu juga pada ku Tuhan ,aku ingin sekali bertemu suatu hari nanti ,entah kapan ,bolehkah?  aku tuliskan ini sajak –sajak manis dan pahit ini untuk tawarkan rasakan rindu ku  , ingin ku sampaikan , aku mencintai mu dalam diam ,  sampai sekarang tak da kabar yang jelas tentang kita, dan rasa ini ku pendam untuk kenangan  yang mungkin bisa ku jadikan kenangan  manis dimasa muda saat aku tua dan biarlah rasa ini menghilang sendiri , dan semoga saja kita dapat kan yang terbaik .



Untuk mu yang ku cinta , untuk mu yang ku pikir memiliki rasa yang sama
Hentak kan kaki untuk melangkah
Gapai jemari  untuk menggengam tangan
Pancarkan sinar binar mata  yang manis yang tak ada sungai kecil dimata itu
Tuliskan sedikit kata yang manja untuk dapat disampaikan
Aku merindukan mu ….. :”)

Karya Indah Rahmawati …….
@indahrwt